'/> Daftar Arti Kata Istilah Penting Dalam Seni Panggung

Info Populer 2022

Daftar Arti Kata Istilah Penting Dalam Seni Panggung

Daftar Arti Kata Istilah Penting Dalam Seni Panggung
Daftar Arti Kata Istilah Penting Dalam Seni Panggung
·       Aesteties : bersifat indah, karya seni yang indah, penilaian-penilaian keindahan.
·       Aliran : ciri lisan personal yang khas dari seniman dalam menyajikan karyanya – isi karya (pengertian dan penjelasan).
·       Alur : rangkaian insiden yang direka dan dijalin dengan seksama dan menggerakkan jalan dongeng melalui kerumitan dongeng kearah ujung asa dan penyelesaian.
·       Antagonis : tokoh pertentangan, lawan tokoh protagonist.
·       Anti Tips Casting : pemilihan pemain berlawanan dengan sifat orisinil pemain.
·       Art Seni : kepandaian, sesuatu yang indah, kterjamin , anggitan.
·       Atmos : suasana perasaan yang bersifat imajinatif dalam naskah drama yang diciptakan pengarangnya. Atau suasana berkarakter yang tercipta dalam pergelaran drama.
·       Babak : bab besar dari suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan).
·       Balance : keseimbangan unsur rupa.
·       Basics design : dasar-dasar desain, nirmana.
·       Basics visual : dasar-dasar rupa, rupa dasar.
·       Blocking : teknik pengaturan langkah-langkah para pemain di panggung dalam membawakan sebuah dongeng drama.
·       Caarakan : cara-cara padabn kacapi.
·       Casting : cara pemilihan pemain untuk memerankan suatu tokoh.
·       Casting by ability : pemilihan pemain menurut kecerdasan, kepandaian dan keterampilan calon pemain.
·       Casting by type : pemilihan pemain atas kesesuaian tokoh dengan calon pemain baik fisik maupun tingkah lakunya. Casting motional
·       Temperament : pemilihan pemain menurut kondisi emosi dan perasaan calon pemain.
·       Close value : value yang berdekatan/bersamaan dan kelihatan lembut dan terang.
·       Colour : warna, color
·       Colour image : sketsa warna
·       Complementer : 2 warna yang berlawanan dalam bulat warna
·       Composition : komposisi unsur rupa
·       Contrast : tingkat kecerlangan, cerlang.
·       Craft : kerajinan, keterampilan, seni kriya.
·       Creativity : bersifat kreatif, dunia kreatif
·       Cultural identity : jatidiri budaya, bukti diri budaya
·       Design : rancangan, karya rancangan, penggambaran, gagas rancangan, pemecahan rupa, susunan rupa, tata rupa, konsep rupa, bahas rupa.
·       Design principles : asas-asas desain.
·       Diatonis : susunan nada yang mempunyai jarak 1 dan ½
·       Ekplorasi : latihan-latihan pencarian untuk kebutuhan karya seni.
·       Eksposisi : bab awal sebuah lakon atau karya sastra yang memberikansi keterangan ihwal tokoh dan latar pemaparanpengenalan.
·       Ekspresionisme : fatwa seni yang menampilkan kondisi kedalaman hati/perasaan.
·       Empati : keterlibatan kedalam bentuk atau larut dalam perasaan tokoh.
·       Expression : mimik, emosi wajah.
·       Gaya : ciri bentuk luar yang menempel pada wujud karya seni.
·       Genre kesenian : jenis / bentuk / fungsi seni sebuah pertunjukan dilakukan.
·       Gestikuised : bab bintang film memanfaatkan gerak/isyarat tangan untuk menegaskan apa yang dibicarakan.
·       Improvisasi gerak : imajinasi spontanitas gerak.
·       Industrial design : disain produk industri, disain produk, disain industri.
·       Intensity chroma : kualitas cerah atau suramnya warna.
·       Karakter : sifat-sifat kejiwaan ahlak atau kebijaksanaan pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain, tabiat, watak.
·       Komedi : lakon gembira, atau suka cita.
·       Konflik : berselisih, pertentangan, ketegangan dalam dongeng atau lakon (dua kekuatan atau dua tokoh).
·       Konsentrasi : pemusatan pikiran.
·       Konvensional : fatwa atau gaya penampilan yang biasa-biasa saja sesuai dengan kudang keringasaan yang berlaku.
·       Lancaran : bentuk lagu yang memilih letak dan contoh tabuhan tiruana instrumen dalam gamelan Jawa.
·       Laku Dramatik : penggayaan acara atau prilaku sehari-hari sehingga menampilkan sesuatu yang ludang keringh berpengertian dan penjelasan.
·       Line : garis
·       Low value : evaluasi yang berada dibawahnya.
·       Musik Internal : musik yang berasal dari badan penari itu sendiri (seperti tepuk tangan, teriakan, hentakan kaki, padabn jari, dsb).
·       Musik Eksternal : musik pengiring tari yang berasal dari luar penari (seperti seperangkat gamelan, orkestra/bunyi-bunyian yang dimainkan orang lain).
·       Ostinato : pengulangan contoh musik yang sama pada bunyi bas (iringan).
·       Panggung Proscenium : panggung di gedung pertunjukan yang hanya sanggup dinikmati dari satu arah pandang ialah dari depan.
·       Pentatonis : susunan nada yang mempunyai 5 nada, susunan nada
·       yang berlaras : Pelog terdengar ibarat nada do-mi-fa-sol-si-do. Slendro terdengan ibarat nada re-mi-so-la-do-re.
·       Pesta Rakyat : kegiatan-kegiatan adat budaya selalu dikaitkan dengan insiden penting contohnya : kelahiran, perkawinan dan ajal dalam suatu masyarakat tertentu dengan bentuk-bentuk acara seni.
·       Point of view : titik serius.
·       Proportion : proporsi, kepatutan bentuk, idealisasi rupa.
·       Ricikan : penggolongan instrumen menurut bentuk dan fungsi dalam komposisinya.
·       Rubato : perubahan variasi ritme irama dan dinamik sebagai ungkapan lisan pemain (dimainkan sekehendak pemain)
·       Seni : acara sadar insan dengan perantaraan/medium tertentu untuk memberikan perasaan kepada orang lain.
·       Skenario : Adalah susunan garis-garis besar lakon drama yagn akan diperagakan para pemain.
·       Shade : value warna yang ludang keringh gelap dari warna normal.
·       Shape : bangkit atau bentuk plastis (form)
·       Stilasi : menyederhanakan gerak dengan menggandakan gerak alami (seperti gerak bermain, gerak bekerja, dan lain-lain).
·       Tarawangsa : istilah satu set perangkat gamelan sunda.
·       Tari teatrikal : tari yang dikemas untuk pertunjukan yang mempunyai evaluasi artisitik yang tinggi.
·       Texture : barik, kondisi permukaan suatu benda atau bahan.
·       Three dimensional design : bentuk tiga dimensi, nirmana tiga dimensi.
·       Tint : value warna yang ludang keringh terang dari warna normal.
·       Traditional art : Seni tradisi.
·       Two dimensional design : bentuk dua dimensi, nirmana dua dimensi, datar.
·       Unity : kesatuan rupa.
·       Velue : penilaian, bobot.
·       Visual art : seni rupa
·       Visual culture : budaya rupa, dunia kesenirupaan.
·       Visual principles : prinsip-prinsip rupa.
·       Vituosned : kesangat hebatan luar biasa dalam menguasai teknik memainkan, membawakan peran. 

Advertisement

Iklan Sidebar